Jumat, 11 Februari 2011

nyimas roro kidul




Kanjeng Ratu Kidul
Di suatu masa, hiduplah seorang putri cantik bernama Kadita. Karena kecantikannya, ia pun dipanggil Dewi Srengenge yang berarti matahari yang indah. Dewi Srengenge adalah anak dari Raja Munding Wangi. Meskipun sang raja mempunyai seorang putri yang cantik, ia selalu bersedih karena sebenarnya ia selalu berharap mempunyai anak laki-laki. Raja pun kemudian menikah dengan Dewi Mutiara, dan mendapatkan putra dari perkimpoian tersebut. Maka, bahagialah sang raja.

Dewi Mutiara ingin agar kelak putranya itu menjadi raja, dan ia pun berusaha agar keinginannya itu terwujud. Kemudian Dewi Mutiara datang menghadap raja, dan meminta agar sang raja menyuruh putrinya pergi dari istana. Sudah tentu raja menolak. "Sangat menggelikan. Saya tidak akan membiarkan siapapun yang ingin bertindak kasar pada putriku", kata Raja Munding Wangi. Mendengar jawaban itu, Dewi Mutiara pun tersenyum dan berkata manis sampai raja tidak marah lagi kepadanya. Tapi walaupun demikian, dia tetap berniat mewujudkan keinginannya itu.

Pada pagi harinya, sebelum matahari terbit, Dewi Mutiara mengutus pembantunya untuk memanggil seorang dukun. Dia ingin sang dukun mengutuk Kadita, anak tirinya. "Aku ingin tubuhnya yang cantik penuh dengan kudis dan gatal-gatal. Bila engkau berhasil, maka aku akan memberikan suatu imbalan yang tak pernah kau bayangkan sebelumnya." Sang dukun menuruti perintah sang ratu. Pada malam harinya, tubuh Kadita telah dipenuhi dengan kudis dan gatal-gatal. Ketika dia terbangun, dia menyadari tubuhnya berbau busuk dan dipenuhi dengan bisul. Puteri yang cantik itu pun menangis dan tak tahu harus berbuat apa.

Ketika Raja mendengar kabar itu, beliau menjadi sangat sedih dan mengundang banyak tabib untuk menyembuhkan penyakit putrinya. Beliau sadar bahwa penyakit putrinya itu tidak wajar, seseorang pasti telah mengutuk atau mengguna-gunainya. Masalah pun menjadi semakin rumit ketika Ratu Dewi Mutiara memaksanya untuk mengusir puterinya. "Puterimu akan mendatangkan kesialan bagi seluruh negeri," kata Dewi Mutiara. Karena Raja tidak menginginkan puterinya menjadi gunjingan di seluruh negeri, akhirnya beliau terpaksa menyetujui usul Ratu Mutiara untuk mengirim putrinya ke luar dari negeri itu.

Puteri yang malang itu pun pergi sendirian, tanpa tahu kemana harus pergi. Dia hampir tidak dapat menangis lagi. Dia memang memiliki hati yang mulia. Dia tidak menyimpan dendam kepada ibu tirinya, malahan ia selalu meminta agar Tuhan mendampinginya dalam menanggung penderitaan..

Hampir tujuh hari dan tujuh malam dia berjalan sampai akhirnya tiba di Samudera Selatan. Dia memandang samudera itu. Airnya bersih dan jernih, tidak seperti samudera lainnya yang airnya biru atau hijau. Dia melompat ke dalam air dan berenang. Tiba-tiba, ketika air Samudera Selatan itu menyentuh kulitnya, mukjizat terjadi. Bisulnya lenyap dan tak ada tanda-tanda bahwa dia pernah kudisan atau gatal-gatal. Malahan, dia menjadi lebih cantik daripada sebelumnya. Bukan hanya itu, kini dia memiliki kuasa untuk memerintah seisi Samudera Selatan. Kini ia menjadi seorang peri yang disebut Nyi Roro Kidul atau Ratu Pantai Samudera Selatan yang hidup selamanya.

Kanjeng Ratu Kidul = Ratna Suwinda
Tersebut dalam Babad Tanah Jawi (abad ke-19), seorang pangeran dari Kerajaan Pajajaran, Joko Suruh, bertemu dengan seorang pertapa yang memerintahkan agar dia menemukan Kerajaan Majapahit di Jawa Timur. Karena sang pertapa adalah seorang wanita muda yang cantik, Joko Suruh pun jatuh cinta kepadanya. Tapi sang pertapa yang ternyata merupakan bibi dari Joko Suruh, bernama Ratna Suwida, menolak cintanya. Ketika muda, Ratna Suwida mengasingkan diri untuk bertapa di sebuah bukit. Kemudian ia pergi ke pantai selatan Jawa dan menjadi penguasa spiritual di sana. Ia berkata kepada pangeran, jika keturunan pangeran menjadi penguasa di kerajaan yang terletak di dekat Gunung Merapi, ia akan menikahi seluruh penguasa secara bergantian.

Generasi selanjutnya, Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram Ke-2, mengasingkan diri ke Pantai Selatan, untuk mengumpulkan seluruh energinya, dalam upaya mempersiapkan kampanye militer melawan kerajaan utara. Meditasinya menarik perhatian Kanjeng Ratu Kidul dan dia berjanji untuk membantunya. Selama tiga hari dan tiga malam dia mempelajari rahasia perang dan pemerintahan, dan intrik-intrik cinta di istana bawah airnya, hingga akhirnya muncul dari Laut Parangkusumo, kini Yogyakarta Selatan. Sejak saat itu, Ratu Kidul dilaporkan berhubungan erat dengan keturunan Senopati yang berkuasa, dan sesajian dipersembahkan untuknya di tempat ini setiap tahun melalui perwakilan istana Solo dan Yogyakarta.

Begitulah dua buah kisah atau legenda mengenai Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan. Versi pertama diambil dari buku Cerita Rakyat dari Yogyakarta dan versi yang kedua terdapat dalam Babad Tanah Jawi. Kedua cerita tersebut memang berbeda, tapi anda jangan bingung. Anda tidak perlu pusing memilih, mana dari keduanya yang paling benar. Cerita-cerita di atas hanyalah sebuah pengatar bagi tulisan selanjutnya.

Kanjeng Ratu Kidul dan Keraton Yogyakarta
Percayakah anda dengan cerita tentang Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan? Sebagian dari anda mungkin akan berkata TIDAK. Tapi coba tanyakan kepada mereka yang hidup dalam zaman atau lingkungan Keraton Yogyakarta. Mereka yakin dengan kebenaran cerita ini. Kebenaran akan cerita Kanjeng Ratu Kidul memang masih tetap menjadi polemik. Tapi terlepas dari polemik tersebut, ada sebuah fenomena yang nyata, bahwa mitos Ratu Kidul memang memiliki relevansi dengan eksistensi Keraton Yogyakarta. Hubungan antara Kanjeng Ratu Kidul dengan Keraton Yogyakarta paling tidak tercantum dalam Babad Tanah Jawi (cerita tentang kanjeng Ratu Kidul di atas, versi kedua). Hubungan seperti apa yang terjalin di antara keduanya?

Y. Argo Twikromo dalam bukunya berjudul Ratu Kidul menyebutkan bahwa masyarakat adalah sebuah komunitas tradisi yang mementingkan keharmonisan, keselarasan dan keseimbangan hidup. Karena hidup ini tidak terlepas dari lingkungan alam sekitar, maka memfungsikan dan memaknai lingkungan alam sangat penting dilakukan.

Sebagai sebuah hubungan komunikasi timbal balik dengan lingkungan yang menurut masyarakat Jawa mempunyai kekuatan yang lebih kuat, masih menurut Twikromo, maka penggunaan simbol pun sering diaktualisasikan. Jika dihubungkan dengan makhluk halus, maka Javanisme mengenal penguasa makhluk halus seperti penguasa Gunung Merapi, penguasa Gunung Lawu, Kayangan nDelpin, dan Laut Selatan. Penguasa Laut Selatan inilah yang oleh orang Jawa disebut Kanjeng Ratu Kidul. Keempat penguasa tersebut mengitari Kesultanan Yogyakarta. Dan untuk mencapai keharmonisan, keselarasan dan keseimbangan dalam masyarakat, maka raja harus mengadakan komunikasi dengan "makhluk-makhluk halus" tersebut.

Menurut Twikromo, bagi raja Jawa berkomunikasi dengan Ratu Kidul adalah sebagai salah satu kekuatan batin dalam mengelola negara. Sebagai kekuatan datan kasat mata (tak terlihat oleh mata), Kanjeng Ratu Kidul harus dimintai restu dalam kegiatan sehari-hari untuk mendapatkan keselamatan dan ketenteraman.

Kepercayaan terhadap Ratu Kidul ini diaktualisasikan dengan baik. Pada kegiatan labuhan misalnya, sebuah upacara tradisional keraton yang dilaksanakan di tepi laut di selatan Yogyakarta, yang diadakan tiap ulang tahun Sri Sultan Hamengkubuwono, menurut perhitungan tahun Saka (tahun Jawa). Upacara ini bertujuan untuk kesejahteraan sultan dan masyarakat Yogyakarta.

Kepercayaan terhadap Kanjeng Ratu Kidul juga diwujudkan lewat tari Bedaya Lambangsari dan Bedaya Semang yang diselenggarakan untuk menghormati serta memperingati Sang Ratu. Bukti lainnya adalah dengan didirikannya sebuah bangunan di Komplek Taman Sari (Istana di Bawah Air), sekitar 1 km sebelah barat Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, yang dinamakan Sumur Gumuling. Tempat ini diyakini sebagai tempat pertemuan sultan dengan Ratu Pantai Selatan, Kanjeng Ratu Kidul.

Penghayatan mitos Kanjeng Ratu Kidul tersebut tidak hanya diyakini dan dilaksanakan oleh pihak keraton saja, tapi juga oleh masyarakat pada umumnya di wilayah kesultanan. Salah satu buktinya adalah adanya kepercayaan bahwa jika orang hilang di Pantai Parangtritis, maka orang tersebut hilang karena "diambil" oleh sang Ratu.

Selain Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, mitos Kanjeng Ratu Kidul juga diyakini oleh saudara mereka, Keraton Surakarta Hadiningrat. Dalam Babad Tanah Jawi memang disebutkan bahwa Kanjeng Ratu Kidul pernah berjanji kepada Panembahan Senopati, penguasa pertama Kerajaan Mataram, untuk menjaga Kerajaan Mataram, para sultan, keluarga kerajaan, dan masyarakat dari malapetaka. Dan karena kedua keraton (Yogyakarta dan Surakarta) memiliki leluhur yang sama (Kerajaan Mataram), maka seperti halnya Keraton Yogyakarta, Keraton Surakarta juga melaksanakan berbagai bentuk penghayatan mereka kepada Kanjeng Ratu Kidul. Salah satunya adalah pementasan tari yang paling sakral di keraton, Bedoyo Ketawang, yang diselenggarakan setahun sekali pada saat peringatan hari penobatan para raja. Sembilan orang penari yang mengenakan pakaian tradisional pengantin Jawa mengundang Ratu Kidul untuk datang dan menikahi susuhunan, dan kabarnya sang Ratu kemudian secara gaib muncul dalam wujud penari kesepuluh yang nampak berkilauan.

Kepercayaan terhadap Ratu Kidul ternyata juga meluas sampai ke daerah Jawa Barat. Anda pasti pernah mendengar, bahwa ada sebuah kamar khusus (nomor 308) di lantai atas Samudera Beach Hotel, Pelabuhan Ratu, yang disajikan khusus untuk Ratu Kidul. Siapapun yang ingin bertemu dengan sang Ratu, bisa masuk ke ruangan ini, tapi harus melalui seorang perantara yang menyajikan persembahan buat sang Ratu. Pengkhususan kamar ini adalah salah satu simbol 'gaib' yang dipakai oleh mantan presiden Soekarno.

Sampai sekarang, di masa yang sangat modern ini, legenda Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan, adalah legenda yang paling spektakuler. Bahkan ketika anda membaca kisah ini, banyak orang dari Indonesia atau negara lain mengakui bahwa mereka telah bertemu ratu peri yang cantik mengenakan pakaian tradisional Jawa. Salah satu orang yang dikabarkan juga pernah menyaksikan secara langsung wujud sang Ratu adalah sang maestro pelukis Indonesia, (almarhum) Affandi. Pengalamannya itu kemudian ia tuangkan dalam sebuah lukisan.

pemimpin jaman sekarang


Peneliti Belanda seperti Hazeu dan AC Kruyt menemukan bahwa wayang sudah ada sejak zaman pemerintahan Airlangga. Menurut Hazeu, wayang mula-mula merupakan upacara syamanisme untuk memenuhi kebutuhan manusia mengadakan hubungan dengan roh-roh nenek moyang.

AC Kruyt berpendapat, berbagai suku bangsa di Indonesia punya semacam upacara tertentu untuk mengadakan hubungan antara manusia dengan dewa yang pada masyarakat Jawa dilakukan oleh seorang perantara, yakni dalang (Wibowo, 1976).
Dunia pewayangan dapat ikut serta mendewasakan masyarakat berupa pembekalan konsepsi-konsepsi yang mudah dirasakan dan diresapkan sehingga orang mampu menghadapi persoalan hidup yang beraneka ragam. Filsafat pewayangan membuat para pendukungnya merenungkan hakikat hidup, asal, dan tujuan hidup, hubungan gaib antara dirinya dengan Tuhan, serta kedudukan manusia dalam alam semesta yang gumelar ini (Wibisono, 1991).
Bagi orang Jawa, wayang sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan, bahkan wayang diibaratkan sebagai bayangan sifat manusia. Pepatah Jawa berbunyi sangkan paraning dumadi yang artinya setiap insan Jawa harus menenggok dari mana ia berasal.
Ibaratnya kacang tidak boleh lupa dengan kulitnya. Manusia senantiasa eling atau ingat akan kesejatiannya, yang salah satunya direpresentasikan oleh wayang. Oleh sebab itu wayang purwa selalu dapat mengakomodasi, secara aktual berbagai kecenderungan yang berkembang di masyarakat dan dijadikan frame of reference oleh masyarakat dari masa ke masa (Kayam, 1981).
Dari banyaknya jenis wayang, yang terkenal adalah wayang purwa, yaitu jenis pertunjukan wayang kulit dengan lakon-lakon yang mula-mula bersumber pada cerita-cerita kepahlawanan India, yaitu Mahabarata dan Ramayana. Purwa artinya mula-mula, yang asli, yang diambil dari empat kelompok mitos: pertama yang disebut “prasejarah” yang didasarkan sebagian pada Adiparwa (awal dari Mahabarata) dan sebagian pada mitologi Indonesia kuno. Kedua, siklus dari mitos-mitos yang dikenal sebagai Arjunasasrabau yaitu mengenai asal-usul tokoh penting dari Ramayana, dan di dalamnya lewat tokoh Kresna (yang seperti Rama adalah inkarnasi Dewa Wisnu) hubungan antara Ramayana dan Mahabarata. Ketiga, Ramayana sendiri, dan keempat, cerita tentang Pandawa dan Kurawa seperti yang dihubungkan di dalam Mahabarata (Holt, 2000).
Tokoh Sengkuni
Biasanya dalam sebuah pakeliran seorang dalang dituntut untuk dapat menguasai panca gatra pewayangan berupa: (1) seni pedalangan; (2) seni karawitan; (3) seni kriya; (4) seni widya (pendidikan dan falsafah); dan (5) seni ripta (lagu-lagu). Sehingga tokoh-tokoh yang akan dimainkan sesuai dengan karakteristiknya, lagu-lagu yang dipilih sesuai dengan suasana, kapan saat serius dan kapan harus mbanyol. Salah tokohnya adalah Sengkuni dalam Mahabarata, ia mempunyai peran yang penting.
Sengkuni adalah tokoh wayang Mahabarata Jawa yang menjabat sebagai Patih di Negara Astina, sebuah negara yang diperintah oleh Kurawa. Badannya kurus, mukanya pucat kebiru-biruan seperti pecandu. Cara bicaranya “klemak-klemak” terkesan menjengkelkan.
Orang yang mempunyai ciri fisik seperti ini cenderung berbuat licik, senang menipu, munafik, senang memfitnah, senang menghasut, senang mencelakakan orang lain, dan iri hati. Sengkuni dikenal juga sebagai pengemong atau penasihat, terutama tentang hal-hal pemerintahan bagi para Kurawa dalam memerintah Astinapura.
Di sisi gelap jiwa Sengkuni selalu menyimpan suatu dorongan sadis, yaitu “biarlah orang lain menderita.” Di mana pun juga, sebenarnya kita akan menemukan orang-orang yang memiliki kecenderungan-kecenderungan kasar yaitu ingin mempertahankan dirinya, tetapi orang lain harus dikorbankan.
Siasat licik yang dijalankan Sengkuni adalah mengadakan permainan judi dengan dadu dengan Pandawa (Yudistira). Sengkuni tahu bahwa Yudistira senang bermain dadu. Pandawa kalah, pertaruhannya adalah terusir dari istana dan mengembara dalam hutan.
Karena kejahatannya sampai kini tak seorangpun yang mau disamakan dengan tokoh Sengkuni. Tapi, bagaimanapun, masyarakat Jawa dan Bali percaya bahwa tokoh ini tidak dapat diremehkan.
Sengkuni adalah tokoh yang sangat sakti dalam perang Baratayuda karena memiliki Ajian Pancasona. Dengan ajian itu, ia akan kebal terhadap senjata apapun. Tetapi menjelang akhir perang setelah semua Kurawa terbunuh, barulah Sengkuni dapat dibunuh oleh Bima dengan kuku Pancanaka setelah diberi tahu kelemahannya oleh Sri Kresna.
Pemimpin Kita seperti Sengkuni?
Dalam suasana globalisasi ini, seni pewayangan yang hanya mengikuti pakem-pakem kuno tanpa adanya gubahan kreatif dari sang dalang sangat terancam untuk tergusur. Tetapi jika kreativitasnya hanya untuk mencari popularitas, nilai-nilai ataupun pesan moral dari wayang itu juga akan terkikis.
Banyak dalang muda justru mengubah karakter wayang yang dipentaskan agar mendapat perhatian penonton. Tokoh-tokoh yang mempunyai perwatakan serius seperti Bima, Kresna, dan lain sebagainya tahu-tahu diplesetkan menjadi tokoh yang suka bergurau.
Karena mungkin usia wayang yang sudah tua sehingga harus menuruti selera masyarakat yang berubah, pembelokan karakter itu dianggap wajar sebagai bumbu pertunjukan. Lalu kita dibuat tersentak melihat Karna ditampilkan lebih menarik dari saudara tirinya Arjuna, karena Karna lebih mengandung sifat-sifat manusiawi dibanding Arjuna yang “terlalu sempurna” sebagai seorang ksatria.
Begitu juga Yudistira mungkin sekali tidak akan diterima karena terlalu jujur dan terkesan jauh dari segala dosa dan kesalahan. Kresna yang dengan sedikit muslihatnya dianggap lebih benar. Durna, Duryudana, dan Sengkuni bahkan dipandang lebih colorful dalam memimpin negara ketimbang Pandawa.
Ini semua menunjukkan bahwa mungkin sekali peranan wayang sebagai frame of reference dari simbol-simbol akan mulai berakhir dan mulai menginjak pada peranannya yang lebih profan, yang lebih manusiawi, yakni sebagai drama, sebagai lakon modern.
Ini artinya penonton akan melihat perwatakan tokoh-tokoh wayang serta lakon-lakon yang mendukungnya tidak lagi sebagai tokoh-tokoh atau lakon-lakon teladan tetapi sebagai manusia-manusia dengan sejumlah kemungkinan. Ini juga terjadi pergeseran fungsi wayang kepada fungsi dikdakti modern, yakni memberi pengalaman-pengalaman, ekspose-ekspose, pilihan-pilihan dan kemungkinan-kemungkinan (Kayam, 1981).
Maka jangan kaget jika suatu hari muncul pemimpin seperti Sengkuni atau bahkan sudah ada Sengkuni-Sengkuni di sekeliling kita yang menduduki jabatan kepemimpinan, tapi tidak mempunyai jiwa memimpin. Lalu kita menerimanya sebagai biasa-biasa saja, dan tidak ada keterkejutan.
Karena kesakralan sudah bergeser, karena senda-gurau sudah menjadi kewajiban, dan karena hiburan tertawa lebih penting, serta harta dan kedudukan menjadi ukuran segalanya.

cara membuat blog

Tutorial ini mungkin sudah basi, tetapi siapa tahu ada gunanya bagi mereka yang tersesat ke blog ini dan ingin tahu bagaimana cara membuat blog gratis di wordpress. Selain itu, membuat dan memiliki blog di wordpress.com juga berguna saat kita mengaktifkan plugin Akismet di blog wordpress yang self hosted.
Seperti kita tahu, wordpress adalah salah satu blog engine terbaik yang ada saat ini. Banyak blogger memanfaatkan wordpress untuk membuat blog, termasuk blog saya ini. Selain itu, wordpress juga menyediakan fasilitas dimana kita bisa membuat blog dengan gratis. Syaratnya hanya satu, yaitu memiliki email. Jadi bagi anda yang ingin membuat blog gratis di wordpress tetapi belum punya email, silahkan membuat email dulu.
Baiklah, berikut ini coba saya buat cara membuat blog gratis di wordpress :
Silahkan buka halaman WordPress.com lagi klik Sign up now atau langsung saja klik disini. Kemudian isikan UsernamePasswordConfirm, danEmail Address.  Selanjutnya centang Legal flotsam, pilih Gimme a blog!dan klik tombol Next.
Membuat blog wordpress 1
Anda akan melihat tampilan seperti berikut, dan langsung saja klik tombolSignup.
Membuat blog wordpress 2
Sampai disini langkah pembuatan blog sudah selesai. Tetapi anda perlu melakukan langkah terakhir untuk mengaktifkan blog wordpress anda. Silahkan cek email anda karena wordpress telah mengirimkan email yang berisi link untuk mengaktifkan blog anda.
Membuat blog wordpress 3
Silahkan klik link yang diberikan pada email tersebut.
Membuat blog wordpress 4
Blog anda sudah aktif dan anda bisa mulai ngeblog. Silahkan klik View your site untuk melihat tampilan blog anda. Anda dapat melalukan banyak hal seperti mengubah theme, menulis post dan lainnya dengan masuk ke Dashboard dengan mengklik link Login, atau dengan menambahkan /wp-admindi belakang alamat blog anda, misalnya http://namablog.wordpress.com/wp-admin

selamat ngeblog

profil Nabi Muhammad SAW


Nabi Muhammad SAW adalah nabi agama islam yang ke 25 yang wajib kita ketahui. Beliau adalah nabi yang terakhir dengan ajaran yang menyempurnakan ajaran Allah SWT sebelumnya . Kitab yang dibawa bernama kitab suci Al-Quran yang berisi ajaran untuk semua umat manusia sepanjang jaman hingga hari kiamat tiba. Iman kepada nabi dan rasul Allah SWT adalah rukum iman yang ke-2.
Biodata Rosul / Nabi Muhammad SAW :
- Lahir : Tanggal 12 Rabiul Awwal / 20 April 571 Masehi
- Nama Ayah : Abdullah bin Abdul Muthalib
- Nama Ibu : Aminah binti Wahab
- Nama Kakek : Abdul Muthalib
- Nama Paman : Abu Thalib
- Gelar : Al Amin / dapat dipercaya
- Nama Istri Pertama : Siti Khadijah
- Umur Menikan : 25 Tahun (istri 40 tahun) —> 6 anak / putra
- Diangkat Menjadi Nabi : 40 Tahun di Gua Hira / Hiro
- Ayat Pertama : Al-Alaq ayat 1-5

soekarno


LATAR BELAKANG KELUARGA
Soekarno lahir 06 Juni 1901 di Surabaya dari pasangan Sukemi Sosrodihardjo(seorang guru) dan Ida ayu Nyoman Rai(bangsawan Bali) yang lebih dikenal Idayu. Mula-mula namanya Koesnososro Soekarno, tetapi karena sering sakit waktu kecil, kemudian di panggil Soekarno saja.
LATAR BELAKANG PENDIDIKAN
Pada usia hampir 13 tahun, Soekarno tamat sekolah Dasar Bumiputera di Mojokerto,melanjutkan kesekolah dasar Belanda dan lulus pada usia 14 tahuN dengan sekaligus mengantungi ijazah ujian calon pegawai negeri rendahan. Melanjutkan ke HBS di Surabaya dan tinggal di rumah HOS Tjokroaminoto, seorang pemimpin sarekat islam, setelah lulus masuk tehnische Hoge School, Institut Teknologi Bandung, sambil terus bergerak dibidang poliyik yang dimulai sejak di Surabaya. Soekarno memimpin studi klub di Bandung bersama iskaq dan anwari, lulus lulus sebagai insinyur tahun 1925.
JENJANG KARIER
Bersama-sama dengan sartono,anwari, samsi tilaar, sujdjadi , iskak tjokroadisuryo, budiarto tjipto mangunkusumo, dan sunario, tanggal 04 Juni 1927 mendirikan perserikatan Nasional Indonesia(PNI) yang kemudian diubah menjadi Partai Nasional Indonesia(PNI). Soekarno ditangkap di Yogyakarta 29 Desember 1929, ditahan dipenjara Banceuy, diadili tahun 1930 dengan pidato pembelaan diri Indonesia menggugat, divonis penjara 4 tahun di penjara Sukamiskin. Keluar dari penjara tahun 1932, aktivitasnya membakar semangat rakyat semakin besar . di tangkap lagi dadakan karena menyebarkan risalah Mencapai Indonesia Merdeka dan diasingkan ke ende Flores. Selama 4 tahun dipengasingan ende , pada 14 Febuari 1938 dipindah ke Bengkulu. Tahun 1945 Soekarno dan Hatta sudah yakin jepang itu penjajah. Soekarno bersama Hatta mendirikan Putera(pusat tenaga Rakyat) karena jepang tahu maksudnya dibelokan untuk kemerdekaan. Seolah-olah simpati pada kemerdekaan jepang maendirikan Badan Penyelidikan Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) 28 Mei 1945. 17 Agustus 1945 teks Proklamasi di bacakan di kediaman Soekarno. Sehari setelah Indonesia merdeka, panitia persiapan kemerdekaan kemudian mengesahkan Soekarno sebagai presiden pertama RI dan Hatta sebagai Wapres.
PRESTASI
01 juni 1945 Soekarno menyampaikan visi tentang falsafah dan dasar Negara yang kemudian dikenal sebagai hari lahir pancasila. Pada tanggal 18-25 april 1955 Soekarno membawa Indonesia berhasil menyelenggarakan Konferesi Asia Afrika di Bandung. 05 juli 1959 Soekarno mengeluarkan dekrit yang menyatakan berlakunya kembali UUD 1945. 30 september 1960 Soekarno mengingatkan pembebasan Irian Barat dan direalisasikan dengan Trikora. 14 Januari 1999 mendapat tanda penghargaan lencana tugas kencana, sebagian dari sederet gelar lainya, termasuk 27 gelar doctor kehormatan.www.google.com

galaksi












10 orang tercantik didunia

10 Pecatur Wanita Tercantik di Dunia

Siapa bilang para perempuan cantik tidak mau jadi atlet? Buktinya bisa kita lihat dalam cabang olahraga catur. Olahraga yang membutuhkan strategi dan konsentrasi tinggi ini ternyata dipenuhi oleh atlet-atlet wanita tercantik. Dan hebatnya beberapa dari mereka bahkan bergelar Grand Master. Siapa saja sih pecatur-pecatur cantik di dunia?

Berikut ini adalah 10 pecatur wanita tercantik di dunia :

1. Sanja Dedijer (Bosnia Herzegovina)

sanja-dedijer.jpg



2. Vesna Rozic (Slovenia)

VesnaRozic.jpg



3. Alexandra Kosteniuk (Russia)

kosteniuk.jpg


4. Mariam Mansur (United Arab Emirates / UAE)
maryam-mansur-150x150.jpg


5. Irene Kharisma (Indonesia)

irenekharisma.jpg


6. Regina Pokorna (Slovakia)


pokorna.jpg


7. Ingrid Aliaga (Peru)

aliaga.JPG


8. Maria Belen Sarquis (Argentina)

sarquiz.jpg


9. Zehra Topel (Turkey)


zehratopel.jpg


10. Rusudan Goletiani (USA)


rusudan.jpg