Sabtu, 12 Februari 2011


Bahan:
- Agar-agar bubuk cokelat, 2 bungkus
- Gula pasir, 100 gram
- Susu cair cokelat, 600 ml
- Cokelat masak pekat, 100 gram, lelehkan
- Pasta cokelat, 1 sendok teh
- Garam, secukupnya

Untuk Saus:
- Susu cair, 250 ml
- Tepung maizena, 1 sendok teh
- Gula pasir, 50 gram
- Garam, secukupnya
- Vanili bubuk, 1/4 sendok teh
- Kuning telur, 1 butir, kocok

Cara Membuatnya:
  1. Campur agar-agar, gula pasir, susu cair, dan garam. Aduk rata dan rebus di atas api sedang hingga mendidih sambil diaduk agar tidak pecah.
  2. Masukkan cokelat masak pekat, masak hingga cokelat larut. Angkat, tambahkan pasta cokelat, aduk rata.
  3. Tuang rebusan agar-agar ke dalam cetakan yang telah dibasahi air. Bekukan.
  4. Saus : Rebus susu, tepung maizena, gula pasir, garam dan vanili hingga mendidih. Ambil 1 sendok sayur rebusan susu, tuang dalam kuning telur. Aduk rata.
  5. Tuang kembali campuran kuning telur ke dalam rebusan susu. Rebus hingga mendidih dan kental sambil diaduk. Angkat dan dinginkan.
  6. Keluarkan puding dari cetakan, sajikan puding dengan saus vanila.

Jumat, 11 Februari 2011


Bahan-bahan yang di butuhkan:
Ayam fillet (dari satu ekor ayam kampung), potong-potong.
4 Daun salam
3 Cm Lengkuas, iris tipis
2 Serai, potong pendek, geprek
120 Cc santan
120 Cc air
½ Kol
2 Butir tomat, potong jadi enam
2 Batang daun bawang, potong kecil
10 Brambang, blender
5 Bawang, blender
2 Sdt kemiri bubuk
1 Sdm ketumbar
Merica
Garam
2 Cm kunyit, iris tipis
2 Cm jahe, iris tipis
Gula pasir
2 Sdm kecap manis
Gula jawa
Minyak
Cara Membuatnya:
1. Masak santan dan air dengan ditambah daun salam, lengkuas dan serai. Setelah mendidih sisihkan.
2. Tumis brambang, bawang, kemiri, ketumbar, merica, kunyit, jahe dan garam.
3. Masukkan santan, tambahkan ayam, masak sampai matang, kemudian icip dengan kecap manis, garam, gula pasir dan gula jawa. Setelah meresap, masukkan kol serta tomat.
4. Sebentar sebelum diangkat beri daun bawang. Sajikan hangat.

resep donat kentang


Bahan: 
275 g tepung terigu
2 sdt baking powder
¼ sdt garam
¼ sdt soda kue
100 g gula pasir
2 butir telur ayam, kocok
50 g mentega, lelehkan
125 ml susu cair, aduk dengan½ sdm air jeruk nipis
150 g kentang, kupas, kukus, haluskan
minyak goreng
Cara membuat: 
Campur semua bahan kering menjadi satu. Buat lubang di tengahnya. Masukkan telur dan mentega leleh sambil aduk hingga rata. Tuangi susu sedikit-sedikit sambil uleni hingga licin. Tambahkan kentang halus, aduk hingga adonan tidak lengket di tangan. Bentuk adonan menjadi bola-bola atau bentuk cincin. Goreng dalam minyak banyak di atas api kecil hingga donat kuning kecokelatan. Angkat dan tiriskan. Taburi gula bubuk, jika suka. Sajikan.

Gulai Ati Ampela Kacang Panjang

Gulai Ati Ampela Kacang Panjang



Bahan :
8 buah hati ayam
8 buah ampela ayam
600 ml santan kental
200 gr kacang panjang, potong 3 cm
2 batang serai, memarkan
1 lembar daun kunyit
4 lembar daun jeruk
1 sdt garam

Bumbu Halus :
10 buah cabe merah
8 buah bawang merah
4 siung bawang putih
2 cm lengkuas
3 cm jahe
2 cm kunyit
½ sdt jinten

Cara membuat :
1. Tumis bumbu halus, serai, daun jeruk, dan daun kunyit hingga harum. Masukkan ati dan ampela ayam, aduk rata hingga bumbu meresap serta ati dan ampela berubah warna.
2. Masukkan santan, aduk rata. Didihkan hingga santan tinggal sedikit. Lalu masukkan kacang panjang. Masak hingga matang dan kuah bumbu mengental.

membuat pastel

Img_3318_2
Pastel adalah jajan saya tiap hari ketika SMA kelas 3 dulu. Setiap istirahat, saya dan beberapa teman dekat akan nongkrong di koperasi sekolah yang letaknya persis di sebelah kelas kami. Saya akan beli pastel, satu, yang harganya saat itu antara Rp 75 - Rp 125, saya lupa persisinya. Dan teman saya akan membeli donat, juga satu dengan harga yang kurang lebih sama.
Img_3288Sesudah menikah saya mendapati ternyata suami juga suka pastel, dan di Inggris ia sering menggantinya dengan membeli pastry, makanan yang populer di Inggris dengan rasa, bentuk dan bahan untuk membuatnya mirip dengan pastel. Cheese and onion pastry adalah favourite kami, selain memang rasanya paling pas untuk lidah kami, juga karena itulah pilihan vegetarian yang tersedia. Bukan karena kami vegetarian, tapi hanya mengkonsumi daging jika ada label halalnya.
Img_3292Kadang-kadang kami mendapati pastel disajikan di acara-acara KBRI London, satu-satunya tempat kami bisa menikmati pastel asli Indonesia sampai kemudian saya mencoba membuatnya. Tidak terlalu sulit ternyata, hanya perlu sedikit telaten untuk menipiskan adonan dan kemudian melipat dan menggulungnya.
Img_3295Saya bukan ahli menguleni/mencampur adonan dengan tangan maka setiap membuat adonan selalu saya gunakan breadmaker atau food processor. Dan untuk menipiskannya saya memakai pasta maker. Tapi tanpa kedua alat itu pastel tetap bisa dibuat di rumah.
Untuk menyingkat waktu, isi pastel bisa dibuat sehari sebelumnya dan disimpan di lemari es. Di Indonesia biasanya diisi sayuran-soun/bihun-telur rebus, tapi tentu saja bisa  ditambah  atau diganti dengan bahan lain misalnya ayam atau daging.
Pastel yang sudah jadi sebaiknya langsung digoreng atau jika ingin menyimpannya langsung dimasukan ke dalam freezer (dibekukan) karena kalau dibiarkan pada suhu ruang maka pastel akan lengket dan kulit menjadi rusak.
PASTEL
Bahan untuk kulit:
Img_3293_4200 gr tepung terigu (plain flour)
50 gr tepung sagu atau saya selalu menggantinya dengan 50 gr tepung kanji (tapioca flour)
50 gr margarin leleh--dipanaskan di panci atau di-microvawe beberapa detik
50 ml air dingin
1/2 sdt garam
Bahan Isi:
Img_32982 buah wortel, iris kotak-kotak kecil
2 buah kentang, iris kotak-kotak sama ukuran dengan wortel
1 bawang bombay (onion) cincang atau iris kecil
1 genggam soun/bihun rendam air panas, dan potong-potong
2 butir telur rebus masing-masing potong 8
1 sdt garam
1/2 sdt lada putih bubuk
Cara membuat kulit:
Img_3301Campur semua bahan aduk rata dan uleni sampai menyatu menjadi satu gumpalan
atau jika memakai breadmaker set pada 'dough'
Ambil satu genggam adonan ratakan dengan rolling pin dengan ketebalan sekitar 2 mm
atau jika memakai pasta maker set pada nomor 4
Potong bulat adonan dengan pastry cutter atau bisa memakai mangkuk kecil ( diameter sekitar 6 cm atau bisa lebih besar/kecil sesuai besar pastel yang diinginkan)
Img_3303_2
Cara membuat isi:
Panaskan minyak 2 sdm minyak, tumis bawang bombay sampai wangi
Masukkan wortel dan kentang, aduk rata, terus masak sampai empuk. Bila terlalu kering bisa ditambah Img_3304_2beberapa sendok air/kaldu
Tambahkan bihun/soun serta garam dan lada, aduk rata. Angkat dan dinginkan
Cara membuat pastel:
Taruh 1-2 sendok adonan dan 1 potong telur rebus
Img_3308Lipat menjadi dua dan lengketkan sambil ditekan-tekan sisinya sampai pipih, kemudian dipelintir/ditekuk sampai berbentuk seperti tali
Goreng dengan minyak panas pada api sedang sampai kecoklatan
Angkat dan tiriskan.

semar

Semar dalam bahasa Jawa (filosofi Jawa) disebut Badranaya

Bebadra = Membangun sarana dari dasar

Naya = Nayaka = Utusan mangrasul
Artinya : Mengembani sifat membangun dan melaksanakan perintah Allah demi kesejahteraan manusia
Filosofi, Biologis Semar
Javanologi :
Semar = Haseming samar-samar (Fenomena harafiah makna kehidupan Sang Penuntun).
Semar tidak lelaki dan bukan perempuan, tangan kanannya keatas dan tangan kirinya kebelakang.
Maknanya : “Sebagai pribadi tokoh semar hendak mengatakan simbul Sang Maha Tunggal”.
Sedang tangan kirinya bermakna “berserah total dan mutlak serta sekaligus simbul keilmuan yang netral namun simpatik”.
Domisili semar adalah sebagai lurah karangdempel / (karang = gersang) dempel = keteguhan jiwa.
Rambut semar “kuncung” (jarwadasa/pribahas a jawa kuno)
maknanya hendak mengatakan : akuning sang kuncung = sebagai kepribadian pelayan.
Semar sebagai pelayan mengejawantah melayani umat, tanpa pamrih, untuk melaksanakan ibadah amaliah sesuai dengan sabda Ilahi.
Semar berjalan menghadap keatas,
maknanya : “dalam perjalanan anak manusia perwujudannya ia memberikan teladan agar selalu memandang keatas (sang Khaliq) yang maha pengasih serta penyayang umat”.
Kain semar Parangkusumorojo: perwujudan Dewonggowantah (untuk menuntun manusia) agar memayuhayuning bawono : mengadakan keadilan dan kebenaran di bumi.
ciri sosok semar adalah
Semar berkuncung seperti kanak kanak,namun juga berwajah sangat tua
Semar tertawanya selalu diakhiri nada tangisan
Semar berwajah mata menangis namun mulutnya tertawa
Semar berprofil berdiri sekaligus jongkok
Semar tak pernah menyuruh namun memberikan konsekwensi atas nasehatnya

Kebudayaan Jawa telah melahirkan religi dalam wujud kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa, yaitu adanya wujud tokoh wayang Semar, jauh sebelum masuknya kebudayaan Hindu, Budha dan Islam di tanah Jawa.

Dikalangan spiritual Jawa ,Tokoh wayang Semar ternyata dipandang bukan sebagai fakta historis, tetapi lebih bersifat mitologi dan symbolis tentang KeEsa-an, yaitu: Suatu lambang dari pengejawantahan expresi, persepsi dan pengertian tentang Illahi yang menunjukkan pada konsepsi spiritual. Pengertian ini tidak lain hanyalah suatu bukti yang kuat bahwa orang Jawa sejak jaman prasejarah adalah Relegius dan ber keTuhan-an yang Maha Esa.
Dari tokoh Semar wayang ini akan dapat dikupas ,dimengerti dan dihayati sampai dimana wujud religi yang telah dilahirkan oleh kebudayaan Jawa.
Gambar tokoh Semar nampaknya merupakan simbol pengertian atau konsepsi dari aspek sifat Ilahi, yang kalau dibaca bunyinya katanya ber bunyi:
Semar (pralambang ngelmu gaib) – kasampurnaning pati.

Gambar kaligrafi jawa tersebut bermakna :

Bojo sira arsa mardi kamardikan, ajwa samar sumingkiring dur-kamurkan Mardika artinya “merdekanya jiwa dan sukma”,
maksudnya dalam keadaan tidak dijajah oleh hawa nafsu dan keduniawian, agar dalam menuju kematian sempurna tak ternodai oleh dosa.
Manusia jawa yang sejati dalam membersihkan jiwa (ora kebanda ing kadonyan, ora samar marang bisane sirna durka murkamu) artinya : “dalam menguji budi pekerti secara sungguh-sungguh akan dapat mengendalikan dan mengarahkan hawa nafsu menjadi suatu kekuatan menuju kesempurnaan hidup”.
Filsafat Ha-Na-Ca-Ra-Ka dalam lakon Semar Mbabar Jati Diri
Dalam Etika Jawa ( Sesuno, 1988 : 188 ) disebutkan bahwa Semar dalam pewayangan adalah punakawan “Abdi” Pamomong” yang paling dicintai.
Apabila muncul di depan layar, ia disambut oleh gelombang simpati para penonton.
Seakan-akan para penonton merasa berada dibawah pengayomannya. Simpati para penonton itu ada hubungannya dengan mitologi Jawa atau Nusantara yang menganggap bahwa Semar merupakan tokoh yang berasal dari Jawa atau Nusantara (Hazeu dalam Mulyono 1978 : 25).

Ia merupakan dewa asli Jawa yang paling berkuasa (Brandon dalam Suseno, 1988 : 188). Meskipun berpenampilan sederhana, sebagai rakyat biasa, bahkan sebagai abdi, Semar adalah seorang dewa yang mengatasi semua dewa.
Ia adalah dewa yang ngejawantah ” menjelma ” ( menjadi manusia ) yang kemudian menjadi pamong para Pandawa dan ksatria utama lainnya yang tidak terkalahkan. Oleh karena para Pandawa merupakan nenek moyang raja-raja Jawa (Poedjowijatno, 1975 : 49) Semar diyakini sebagai pamong dan danyang pulau Jawa dan seluruh dunia (Geertz 1969 : 264).
Ia merupakan pribadi yang bernilai paling bijaksana berkat sikap bathinnya dan bukan karena sikap lahir dan keterdidikannya (Suseno 1988 : 190).
Ia merupakan pamong yang sepi ing pamrih, rame ing ngawe ” sepi akan maksud, rajin dalam bekerja dan memayu hayuning bawana ” menjaga kedamaian dunia ( Mulyono, 1978 : 119 dan Suseno 1988 : 193).
Dari segi etimologi, joinboll (dalam Mulyono 1978 : 28 ) berpendapat bahwa Semar berasal dari sar yang berarti sinar ” cahaya “. jadi Semar berarti suatu yang memancarkan cahaya atau dewa cahaya, sehingga ia disebut juga Nurcahya atau Nurrasa (Mulyono 1978 : 1 8) yang didalam dirinya terdapat atau bersemayam Nur Muhammad, Nur Illahi atau sifat Ilahiah.
Semar yang memiliki rupa dan bentuk yang samar, tetapi mempunyai segala kelebihan yang telah disebutkan itu, merupakan simbol yang bersifat Ilahiah pula (Mulyono 1978 : 118 – Suseno 1988 : 191).
Sehubungan dengan itu, Prodjosoebroto ( 1969 : 31 ) berpendapat dan menggambarkan ( dalam bentuk kaligrafi ) bahwa jasat Semar penuh dengan kalimat Allah. Sifat ilahiah itu ditunjukkan pula dengan sebutan badranaya yang berarti ” pimpinan rahmani ” yakni pimpinan yang penuh dengan belas kasih (timoer, tt : 13).
Semar juga dapat dijadikan simbol rasa eling ” rasa ingat ” ( timoer 1994 : 4 ), yakni ingat kepada Yang Maha Pencipta dan segala ciptaanNYA yang berupa alam semesta. Oleh karena itu sifat ilahiah itu pula, Semar dijadikan simbol aliran kebatinan Sapta Darma ( Mulyono 1978 : 35)

Berkenaan dengan mitologi yang merekfleksikan segala kelebihan dan sifat ilahiah pada pribadi Semar, maka timbul gagasan agar dalam pementasan wayang disuguhkan lakon ” Semar Mbabar Jati Diri “. gagasan itu muncul dari presiden Suharto dihadapan para dalang yang sedang mengikuti Rapat Paripurna Pepadi di Jakarta pada tanggal, 20-23 Januari 1995.

Tujuanya agar para dalang ikut berperan serta menyukseskan program pemerintah dalam pembangunan manusia seutuhnya, termasuk pembudayaan P4 ( Cermomanggolo 1995 : 5 ). Gagasan itu disambut para dalang dengan menggelar lakon tersebut.
Para dalang yang pernah mementaskan lakon itu antara lain : Gitopurbacarita, Panut Darmaka, Anom Suroto, Subana, Cermomanggolo dan manteb Soedarsono (Cermomanggolo 1995 : 5 – Arum 1995 : 10).
Dikemukan oleh Arum ( 1995:10 ) bahwa dalam pementasan wayang kulit dengan lakon ” Semar Mbabar Jadi Diri ” diharapkan agar khalayak mampu memahami dan menghayati kawruh sangkan paraning dumadi ” ilmu asal dan tujuan hidup, yang digali dari falsafat aksara Jawa Ha-Na-Ca-Ra- Ka.
Pemahaman dan penghayatan kawruh sangkan paraning dumadi yang bersumber filsafat aksara Jawa itu sejalan dengan pemikiran Soenarto Timoer ( 1994:4 ) bahwa filsafat Ha-Na-Ca-Ra- Ka mengandung makna sebagai sumber daya yang dapat memberikan tuntunan dan menjadi panutan ke arah keselamatan hidup.

Sumber daya itu dapat disimbolkan dengan Semar yang berpengawak sastra dentawyanjana.
Bahkan jika mengacu pendapat Warsito ( dalam Ciptoprawiro 1991:46 ) bahwa aksara Jawa itu diciptakan Semar, maka tepatlah apabila pemahaman dan penghayatan kawruh sangkan paraning dumadi tersebut bersumberkan filsafat Ha-Na-Ca-Ra- Ka.

Sumber : http://www.nabble.com/-sastra-pembebasan–Sirnagalih-Semar-to10862724.html

cewe cantik 2010

1. Emmanuelle Chriqui

Dia adalah wanita paling diinginkan di dunia. Ia menduduki puncak daftar AskMen.com dari 99 Wanita Top tahun 2010. Dikenal karena karyanya tentang acara TV seperti Entourage dan The OC, ia juga memperluas jangkauan kreatifnya ke dalam film seperti You Don’t Mess dengan Zohan, Cadillac Records dan proyek baru Santo Yohanes dari Las Vegas, 13 dan Georgia. Sebagai pemilik kecantikan yang luar biasa, status rising star dan kepribadian yang menyenangkan, Emmanuelle Chriqui adalah keindahan Hollywood langka yang benar-benar memiliki paket lengkap.

2.Marissa Miller
Marissa Miller menjadi favorit abadi dalam daftar AskMen’s Top 99, serta Hot 100 Maxim dan Wanita Terseksi di Dunia versi FHM.

3. Kate Beckinsale
Kate Beckinsale merupakan aktris yang terkenal karena perannya dalam film-film musim panas seperti Pearl Harbor, aksi-horor film seperti Underworld dan Van Helsing dan Oscar tarif seperti The Aviator.

4. Alessandra Ambrosio
Alessandra Ambrosio adalah supermodel sexy asal Brazil.

5. Jessica Alba
Jessica Alba adalah aktris yang selalu masuk dalam daftar wanita tercantik, dalam berbagai polling seperti Maxim, FHM, GQ, People, Star, Playboy, dan Victoria’s Secret

6. Beyonce
Pada tahun 2009, majalah Forbes menobatkannya sebagai penyanyi dengan penghasilan terbesar di dunia. Dari tahun 2008-2009, ia meraup sekitar 87 juta dollar

7. Penelope Cruz
Ia menempati Nomor 26 tempat di daftar Top 99 tahun 2008 dan No 25 tahun 2009

8. Cheryl Cole
Pada 2009 ia dipilih oleh Style Network sebagai perempuan dengan pakaian terbaik, dan dinobatkan sebagai ‘Sexiest Woman di Dunia’ oleh FHM

9. Eva Mendes.
Aktris muda Holliwood yang sedang naik daun. Tahun 2009 lalu, Eva Mendes dinobatkan sebagai perempuan tercantik oleh AskMan.com

10. Miranda Kerr
Super model asal Australia